Do Not Clean This Room – Block42 at Nuanu Events

93CX+6C, Beraban, Kediri, Tabanan Regency, Bali 80351, Indonesia

Sunday, 13 September 2026

ID: Kenali Anisa Laraswati (@anisalars), seniman multidisipliner yang berkarya di persimpangan fashion, tekstil, dan seni pertunjukan. Perjalanan artistiknya dibentuk oleh dua hal yang menyertainya sepanjang hidup: fashion dan seni pertunjukan, serta semangat untuk terus mengeksplorasi, berkarya, dan menjadi pribadi yang mandiri. Ikuti proses Anisa saat mengembangkan karyanya di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. — EN: Meet Anisa Laraswati, a multidisciplinary artist working across fashion, textiles, and performing arts. Her artistic journey is shaped by two enduring passions: fashion and performance, while her practice reflects a strong determination to explore, create, and remain independent. Follow Anisa’s process as she develops her work at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. #donotcleanthisroom #artandbali #block42 #block42nuanu #nuanucreativecity
Kenali Aria Gita dan Harits Paramasatya, dua kreator yang berkarya melalui medium yang berbeda. Gita terutama berkarya melalui ilustrasi dan komik, sementara Harits mengeksplorasi tulisan dan fotografi. Bersama, mereka menjalankan Ririsoan (@ririsoan), studio cetak risograph yang berbasis di Denpasar. Melalui Ririsoan, keduanya terus menemukan cara-cara baru untuk mengembangkan praktik masing-masing, mengeksplorasi berbagai perspektif melalui kemungkinan yang ditawarkan medium cetak dan kertas. Ikuti proses mereka di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. — Meet Aria Gita and Harits Paramasatya, two creatives working across different mediums. Gita works primarily with illustration and comics, while Harits explores writing and photography. Together, they run Ririsoan, a risograph printing studio in Denpasar. Through Ririsoan, they continue to discover new ways of approaching their respective practices, exploring different perspectives through the possibilities of print and paper. Follow their process at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. #DoNotCleanThisRoom #ArtBali #Block42 #Block42nuanu #NuanuCreativeCity


Kenali After-Form (@after_form), studio seni dan desain parametrik yang didirikan bersama oleh seniman dan desainer Oleg Soroko. Berkarya di persimpangan desain komputasional, seni digital, dan fabrikasi fisik, After-Form mengeksplorasi sistem prosedural dan penerjemahannya ke dalam bentuk-bentuk fisik. Praktik mereka menghasilkan objek-objek skulptural yang berada di antara seni, desain, dan teknologi—mempertemukan sistem, komputasi, dan materialitas. Ikuti proses After-Form di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. Seluruh visual merupakan arsip pribadi seniman. — Meet After-Form, a parametric art and design studio co-founded by artist and designer Oleg Soroko. Working at the intersection of computational design, digital art, and physical fabrication, After-Form explores procedural systems and their translation into physical forms. Their practice results in sculptural objects that sit between art, design, and technology—where systems, computation, and materiality come together. Follow After-Form’s process at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City 11-13 September 2026. All visuals are from the artist’s personal archive. #DoNotCleanThisRoom #ArtBali #Block42 #Block42nuanu #NuanuCreativeCity
ID: Kenali Noa Dash (@noadash_), seorang arsitek dan seniman tato yang mengembangkan kedua praktik tersebut secara berdampingan sejak 2018. Dalam arsitektur, ia merancang ruang untuk manusia. Sementara melalui tato, ia membantu menerjemahkan cerita, pikiran, dan pengalaman personal menjadi sebuah gambar. Keduanya berangkat dari ketertarikannya pada proses mengubah sesuatu yang tak berwujud menjadi bentuk—melalui gambar, garis, dan komposisi. Bagi Noa, tato merupakan bentuk kolaborasi, ketika bahasa visual bertemu dengan pengalaman seseorang dan terus berkembang seiring perjalanan hidupnya. Di Do Not Clean This Room, kedua praktik tersebut bertemu: sebuah ruang yang pernah ia rancang menjadi latar bagi karya yang ia ciptakan hari ini. Ikuti proses Noa di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026. Seluruh visual merupakan arsip pribadi seniman. ____ EN: Meet Noa Dash, a practicing architect and tattoo artist whose two practices have evolved alongside one another since 2018. In architecture, she designs spaces for people. Through tattooing, she helps translate personal stories, thoughts, and experiences into images. At the heart of both practices is an interest in turning something intangible into form—through drawing, line, and composition. For Noa, tattooing is a form of collaboration, where visual language meets another person’s experience and continues to evolve through their life. At Do Not Clean This Room, these two practices meet: a space she once designed becomes the setting for a work she is creating today. Follow Noa’s process at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026. All visuals are from the artist’s personal archive. #DoNotCleanThisRoom #ArtBali #Block42 #Block42nuanu #NuanuCreativeCity
ID: Kenali Pandhu Agung Pribadhi (@pandhu4guns), seniman asal Malang yang mengembangkan praktiknya dari kecintaan pada menggambar dan ketertarikannya pada seni jalanan. Dari grafiti dan mural hingga performance dan seni kontemporer, Pandhu terus mengeksplorasi menggambar bukan sekadar medium, tetapi bagian dari perjalanan dan cita-citanya untuk berkontribusi pada perkembangan seni di Indonesia. Ikuti proses Pandhu di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026. Seluruh visual merupakan arsip pribadi seniman. ____ EN: Meet Pandhu Agung Pribadhi, a Malang-based artist whose practice grew from a lifelong passion for drawing and an early encounter with street art. From graffiti and murals to performance and contemporary art, Pandhu continues to explore drawing as more than a medium—it is part of his journey and vision for contributing to Indonesia’s art scene. Follow Pandhu’s process at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026. All visuals are from the artist’s personal archive. #DoNotCleanThisRoom #ArtBali #Block42 #Block42nuanu #NuanuCreativeCity
ID: Kenali Lutfi Rachman (@nar3nt), atau yang akrab dipanggil Narent, perupa muda berusia 23 tahun dan lulusan Program Studi Seni Rupa, Jurusan Studio Grafis, Universitas Sebelas Maret. Dalam praktik kreatifnya, Narent berfokus pada seni grafis cetak tinggi dengan linocut sebagai medium utama. Selama kurang lebih tiga tahun, ia mengeksplorasi teknik linocut di atas kanvas maupun kertas, dengan ketertarikan pada tekstur, ritme visual, dan pendekatan simbolik. Ikuti proses Lutfi di Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026 Seluruh visual merupakan arsip pribadi seniman. ___ EN: Meet Lutfi Rachman, or Narent, a 23-year-old visual artist and graduate of the Fine Arts Program, Graphic Studio Department, at Universitas Sebelas Maret. His practice focuses on printmaking, with linocut as his primary medium. Over the past three years, Narent has been exploring linocut techniques across canvas and paper, developing an interest in texture, visual rhythm, and symbolic approaches. Follow Lutfi’s process at Do Not Clean This Room – Block42, Creative Nuanu City, 11–13 September 2026. All visuals are from the artist’s personal archive. #DoNotCleanThisRoom #ArtBali #Block42 #Block42nuanu #NuanuCreativeCity